Dampak Buruk Bermain Game Online
dari kita pasti menyukai atau malah memiliki hobi
bermain game online. Pasalnya semakin berkembangnya teknologi, pasar game
online mengalami peningkatan. Salah satu hal yang mendukung ialah pasar ponsel
pintar (smarthphone) juga makin laris, dengan demikian aplikasi game online
yang dijajakan gratis di pasar aplikasi pun tak mengalami hambatan.
Game online, seperti pada namanya, merupakan bentuk
permainan yang dapat diakses dengan kuota internet. Permainan apa saja yang
kamu inginkan banyak disediakan di toko aplikasi seperti di google play store,
mulai dari yang gatis sampai yang berbayar.
Menurut Samuel Henry. "Game online adalah sebuah bagian
yang tidak bisa dipisahkan dari dunia anak anak yang masih ingin bermain, game
online menjadi sebuah permainan audio visual yang akan menjadikan mereka
bahagia dengan permainan itu".
Berbagai macam game yang tersedia di pasar aplikasi
disediakan dalam berbagaii macam jenis, mulai dari permainan pertualangan,
stategi, dan lainnya. Bermain game online menjadi pilihan masa kini
dikarenakan, selain dapat menghilangkan rasa jenuh namun juga begitu memacu
adrenalin. Tentu, dengan permainan virtual ini membawa pemainnya seolah-olah
mengalami langsung permainan yang ada di dalamnya.
Contoh game online yang tren-nya sedang meningkat ialah
Dota, COC, dan lainnya. Populernya game online namun sering menimbulkan pro dan
kontra.
Game online disebut – sebut dapat mempengaruhi perkembangan
generasi muda serta memberikan unsur adiktif.
Apa sajakah dampak negatif dari game online?
Kecanduan (Adiktif)
Bisa dikatakan hal ini mungkin sepele. Namun, kecanduan game
online dapat memberikan dampak buruk bagi seseorang. Terlebih jika sedang dalam
masa pertumbuhan (anak-anak). Namun nyatanya, pecinta game online tak hanya
anak-anak tapi juga beberapa orang dewsa baik laki-laki ataupun perempuan.
Kecanduan game online bagai kecanduan obat-obatan terlarang.
Memang tidak merusak tatanan syaraf atau organ lainnya
seperti pada kecanduan obat-obatan terlarang ataupun kecanduan hal lainnya,
namun kecanduan game online dapat mempengaruhi tatanan pikiran seseorang. Orang
yang mengalami kecandun game online akan memiliki rasa keinginan terus ingin
bermain game.
Kecanduan internet diartikan Young sebagai "Sebuah
sindrom yang ditandai dengan
menghabiskan sejumlah waktu yang sangat banyak dalam menggunakan internet dan
tidak mampu mengontrol penggunaannya saat online"
"Sehari gak main tuh rasanya kayak ada yang aneh gitu
di badan rasanya pengen main terus dan kebayang-bayang" ungkap Kevin
seorang anak smp yang sering menghabiskan waktu di depan gadgetnya.
.
Perbuatan Kriminal
Seperti pada uraian sebelumnya, kecanduan game online
mendorong seseorang untuk melakukan perbuatan kriminal. Beberapa game online
memberikan option kepada pemainnya untuk membeli senjata –senjata yang
muthakhir agar dapat memenangkan permainan. Dengan demikian, agar dapat terus
bermain maka kita akan berusaha bagaimana untuk mendapatkan senjata. Dan untuk
menapatkan senjata kita dapat melakukan berbagai cara seperti mencuri dari
pemain lain utuk dapat mengambil senjatanya, atau mungkin dapat pula mengambil
uang milik orang lain agar dapat membeli senjata. Memang kasus ini jarang
ditemukan namun, ada beberapa kasus serupa mengenai hal ini yang terjadi akibat
game online. Dengan demikian, hal ini akan memberikan sifat buruk bagi anak –
anak
Lupa Waktu
Kecanduan bermain game online juga menyebabkan seseorang
ingin bermain secara terus-menerus sehingga membuat aktivitas lainnya
dilalaikan. Banyak pekerjaan yang menjadi terbengkalai, dan tentunya dapat
memiicu seseorang untuk tidak menjalankan kewajibannya seperti sekolah atau
lainnya. Hal ini sungguh sangat memprihatinkan.
Dilansir laman brilio dari ltv rata-rata anak didunia
bermain game online minimal 5 jam sehari dan itu akan terus bertambah jika
pertumbuhan gadget semakin canggih.
"Sehari saya bisa mainsampai berjam-jam, setiap game
saja bisa habiskan waktu yang cukup lama" ungkapnya.
Dari uraian di atas dapat disimpulkan bahwa kecanduan game
online memiliki dampak buurk yang hampir sama dengan kecanduan obat – obatan
terlarang. Mungkin memang sepele, tapi kita harus berhati-hati, jangan sampai
moral dan generasi bangsa menjadi menurun akibat kecanduan bermain game. .

Thanks infonya gann (y)
BalasHapus